Home | Cara Beli Buku |Ikut Facebook| Daftar Isi Buku | Tentang Buku | Buku Rekomendsi | Buku GRATIS | Artikel Pemenangan | Dibalik Layar
4 Elemen Pemenangan PILEG DPRD II, Pelajari >>>>> PARTAI | CALEG | TIM SUKSES | CALON PEMILIH | KURSUS PEMENANGAN PILEG
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>>>>>>>>Klik sekarang !Periksa sejauh mana kesiapan anda saat ini untuk Nyaleg Supaya Benar-benar Meraih Kemenangan di Pemilu 2019

Kamis, 26 April 2018

Kalla Sebut Pileg dan Pilpres 2019 Akan Jadi Pemilu Terumit di Dunia

Wakil Presiden Jusuf Kalla memprediksi Indonesia akan melewati tahun politik terberat pada 2019. Saat itu, pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden akan dilakukan secara serentak.

Menurut Kalla, pelaksanaan keduanya secara serentak itu membuat pemilu menjadi rumit, bahkan paling rumit di tingkat dunia. "Kalau kita lihat di Indonesia ini, di tahun yang akan datang, tahun 2019, di mana pileg bersamaan dengan pilpres, disatukan, itu adalah pemilu yang terumit di dunia ini," ujar Kalla di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018).

Kalla memprediksi partai politik yang akan menjadi peserta pemilu akan semakin banyak. Pada Pemilu 2014, ada 12 partai politik dan tiga partai lokal Aceh yang jadi peserta. "Kenapa saya katakan terumit? Karena sistemnya. Katakanlah mungkin tahun depan 12 partai lebih," kata Kalla. (Baca juga: Jika Tak Ada Verifikasi Faktual, Hasil Pilpres 2019 Rentan Digugat ke MK) Meski begitu, kata Kalla, yang terpenting pelaksanaan pemilu, baik pilkada, pileg, maupun pilpres, berlangsung dengan aman dan lancar.

Selama 11 kali melaksanakan pileg sejak 1955, tidak ada konflik sosial yang menimbulkan korban. Meski ada beberapa gejolak sosial yang terjadi, Kalla menganggapnya wajar sebagai dinamika berpolitik.

Kondisi di Indonesia masih relatif aman dibandingkan negara-negara demokrasi lain, seperti Filipina dan Pakistan. "Di Filipina, kalau tidak meninggal 20, 30, sampai 50 orang, bukan pemilu namanya. Begitu juga di Pakistan selalu timbul konflik, di India juga timbul konflik," kata Kalla. (Sumber : nasional.kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Berikut Ini :

Bagaimana supaya Anda menang di PILEG bergantung dari anda membangun AUDIEN ANDA SENDIRI dan membangun DAYA AJAK yang kuat. Bagaimana Caranya?


Silahkan baca artikel-artikel pemenangan PILEG berikut ini :

  1. Persiapan Menyeluruh Untuk Pemenangan Anda di PILEG
  2. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  3. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  4. 12 Wilayah Rahasia Ini Jarang Semua Di Garap Caleg Dalam Marketing Politik
  5. Buku ini awalnya hanya untuk catatan pribadi saat jadi ketua tim sukses pileg 2009
  6. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  7. Fenomena Partai Yang Seharusnya Jadi Cambuk Bikin Terus Perbaikan Internal Tanpa Kecuali
  8. Cari Pengurus Partai Ternyata Sulit. Bisa-bisa Kelimpungan
  9. Buku : Kunang-kunang Pemenangan Pemilu
  10. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  11. Mendalami Pemilih Pragmatis
  12. Bagi Caleg Kendala Vital Untuk Menang Pileg Sebenarnya Hanya Satu
  13. Jangan Salah Pendekatan, Efeknya Fatal Untuk Kemenangan Sang Caleg
  14. 10 Bahaya Pragmatis Yang Mungkin Jarang Dipikirkan Serius Efeknya Sangat Berbahaya
  15. Semua Inti Tulisan Pemenangan Pileg Tentang Hal Ini, Apa Saja?
  16. Bila Nyaleg Jangan Kalah Sama Tukang Sayur Keliling
  17. Bukan Yang Terbaik Tapi.....
  18. Asyikkkk!!!!Tulisan Saya Di Muat dan Di Sebar
  19. Cara Menang Mutlak di Pileg
  20. Persiapan Menang Nyaleg Di Pileg 2019
  21. Berbekal Sejak Dini, Dengan Strategi Pemenangan Yang Ampuh
  22. Mendalami 2 Jenis Pemilih Pragmatis, Anda Jangan Terperangkap
  23. 6 Penyebab Yang Menjadikan Terpaksa Harus Pragmatis
  24. 5 Hal Ini Sepertinya Harus Ada Pada Caleg Supaya Tak Beresiko Besar
  25. Caleg Harus Siaga Diri Mengamankan Diri, Aman dari Sisi Ini

============================

Lanjutkan ke SESI 2 : Klik disini!

-------------------------------------------------