Home | Cara Beli Buku |Ikut Facebook| Daftar Isi Buku | Tentang Buku | Buku Rekomendsi | Buku GRATIS | Artikel Pemenangan | Dibalik Layar
4 Elemen Pemenangan PILEG DPRD II, Pelajari >>>>> PARTAI | CALEG | TIM SUKSES | CALON PEMILIH | KURSUS PEMENANGAN PILEG
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>>>>>>>>Klik sekarang !Periksa sejauh mana kesiapan anda saat ini untuk Nyaleg Supaya Benar-benar Meraih Kemenangan di Pemilu 2019

Senin, 12 Februari 2018

Ini Daftar Politisi Senior di Dapil Jabar yang Diprediksi Keok

Pertarungan antar Caleg pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Provinsi Jawa Barat sangat ketat. Korbannya adalah sejumlah politisi senior dan tokoh populer yang gagal melaju ke Senayan untuk masa jabatan 2014-2019.

Dari rekapitulasi hasil suara tingkat Jabar yang digelar KPU Jabar pada 22-24 April, menunjukkan raihan suara para caleg senionr kalah dengan caleg lainnya, yang banyak juga pendatang baru dari setiap parpol.

Pada dapil I Jabar yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi, terdapat nama mantan wali kota Cimahi Itoch Tochija (38.517 suara), fungsionaris Golkar Happy Bone (24.049 suara), anggota DPR RI dari PKS Arif Minardi (21.639 suara). Mereka kemungkinan gagal ke senayan.

Di dapil yang memiliki jatah tujuh kursi DPR RI itu, mereka kalah bersaing dengan pendatang baru seperti Junico BP Siahaan (PDIP, 64.980 suara), Sodik Mujahid (Partai Gerindra, 41.801 suara), dan Arief Suditomo (Partai Hanura, 24.649 suara).

Selain caleg pendatang baru, di Dapil I Jabar ini banyak pula politisi incumbent yang diprediksi akan kembali dilantik menjadi wakil rakyat lima tahun ke depan.

Mereka adalah Ledia Hanifa (PKS, 30.179 suara), Ketut Sustiawan (PDIP, 32.234 suara), Popong Otje Djundjunan (Golkar, 26.090 suara), dan Agung Budi Santoso (Demokrat, 18.487 suara).

Di dapil Jabar II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, dua caleg petahana diprediksi akan tumbang, yakni Ajeng Ratna Suminar, dan Roestanto Wahidi, keduanya berasal dari Partai Demokrat.

Di dapil yang dinilai ketat itu, kedua politisi asal partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini kalah bersaing dengan Cucun Ahmad Syamsul Rijal (PKB), Mamur Hasanudin (PKS), Yadi Sri Mulyadi dan Jalaludin Rakhmat (PDIP), Agus Gumiwang dan Lili Asjudiredja (Golkar), Rachel Maryam (Gerindra), Ahmad Najib (PAN), Dadang Rusdiana (Hanura), dan Dede Yusuf (Demokrat) yang diprediksi akan lolos ke Senayan.

Di dapil lain, terdapat pula caleg tenar incumbent yang diprediksi tidak akan lolos ke DPR RI yakni Inggrid Kansil (Demokrat, dapil Jabar IV), Arief Budimanta (PDIP, dapil Jabar III), Max Sopacua (Demokrat, dapil Jabar V), Nurul Arifin (Golkar, dapil Jabar VII), Tetti Kadi (Golkar, dapil Jabar VIII), dan Didi Irawadi Syamsudin (Demokrat, dapil Jabar XI).

Selain itu, mantan Menteri Kehutanan pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid I, MS Kaban, dan mantan Sekretaris Jenderal DPR RI Nining Indra Saleh (Nasdem) juga diprediksi gagal ke Senayan. Kaban kalah bersaing dengan nama-nama seperti TB Soemandjaya (PKS), Adian Napitupulu (PDIP), Fadly Zon (Gerindra), dan Primus Yustisio (PAN) yang diprediksi bakal lolos dari dapil Jabar V.

Sedangkan Nining Indra Shaleh yang berada di dapil VIII, kalah bersaing dengan nama-nama seperti Mahfudz Siddiq (PKS), Daniel Mutaqin dan Dave Akbarsyah Laksono (Golkar), dan Miriam S. Haryani (Hanura).

Selain itu, terdapat juga anggota DPRD Jabar periode 2009-2014 yang diprediksi akan gagal menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Mereka adalah Lalu Suryade (PKS, dapil Jabar III), Nawafie Saleh (Golkar, dapil Jabar V), M. Q. Iswara (Golkar, dapil Jabar VI), Selly Gantina dan Deden Darmansyah (PDIP), Ani Rukmini dan Eka Hardiana (PKS), serta Sugianto Nangolah dan Achdar Sudrajat (Demokrat). Sedangkan anggota DPRD Jabar lainnya, yakni Acep Adang Ruhiat, diprediksi akan lolos ke DPR RI.

(Sumber : politik.rmol.co-SABTU, 26 APRIL 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga Artikel Berikut Ini :

Bagaimana supaya Anda menang di PILEG bergantung dari anda membangun AUDIEN ANDA SENDIRI dan membangun DAYA AJAK yang kuat. Bagaimana Caranya?


Silahkan baca artikel-artikel pemenangan PILEG berikut ini :

  1. Persiapan Menyeluruh Untuk Pemenangan Anda di PILEG
  2. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  3. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  4. 12 Wilayah Rahasia Ini Jarang Semua Di Garap Caleg Dalam Marketing Politik
  5. Buku ini awalnya hanya untuk catatan pribadi saat jadi ketua tim sukses pileg 2009
  6. Mau Nyaleg? Sempatkan Untuk Mempelajari Situasi dan Iklim Di Internal
  7. Fenomena Partai Yang Seharusnya Jadi Cambuk Bikin Terus Perbaikan Internal Tanpa Kecuali
  8. Cari Pengurus Partai Ternyata Sulit. Bisa-bisa Kelimpungan
  9. Buku : Kunang-kunang Pemenangan Pemilu
  10. Inilah Penyebab Proses Pemenangan Dilakukan Serampangan
  11. Mendalami Pemilih Pragmatis
  12. Bagi Caleg Kendala Vital Untuk Menang Pileg Sebenarnya Hanya Satu
  13. Jangan Salah Pendekatan, Efeknya Fatal Untuk Kemenangan Sang Caleg
  14. 10 Bahaya Pragmatis Yang Mungkin Jarang Dipikirkan Serius Efeknya Sangat Berbahaya
  15. Semua Inti Tulisan Pemenangan Pileg Tentang Hal Ini, Apa Saja?
  16. Bila Nyaleg Jangan Kalah Sama Tukang Sayur Keliling
  17. Bukan Yang Terbaik Tapi.....
  18. Asyikkkk!!!!Tulisan Saya Di Muat dan Di Sebar
  19. Cara Menang Mutlak di Pileg
  20. Persiapan Menang Nyaleg Di Pileg 2019
  21. Berbekal Sejak Dini, Dengan Strategi Pemenangan Yang Ampuh
  22. Mendalami 2 Jenis Pemilih Pragmatis, Anda Jangan Terperangkap
  23. 6 Penyebab Yang Menjadikan Terpaksa Harus Pragmatis
  24. 5 Hal Ini Sepertinya Harus Ada Pada Caleg Supaya Tak Beresiko Besar
  25. Caleg Harus Siaga Diri Mengamankan Diri, Aman dari Sisi Ini

============================

Lanjutkan ke SESI 2 : Klik disini!

-------------------------------------------------